MONITORING SO2 BULAN APRIL, MEI DAN JUNI 2010
Pemantauan Sulfur Dioksida (SO2) di wilayah DKI-Jakarta dilakukan di 5 (lima) lokasi yaitu: Ancol, Bandengan (Delta), Glodok, Kemayoran, dan Monas.
Pengukuran kadar SO2 dilakukan dengan metode passive gas menggunakan alat passive sampler. Analisis sampel dilakukan di laboratorium kualitas udara BMKG, menggunakan alat ion chromatography.
Hasil pengukuran kadar SO2 pada bulan April, Mei dan Juni 2010 di DKI Jakarta dapat dilihat pada Grafik di bawah ini.

Pada bulan April, kadar SO2 tertinggi di Ancol (0,006 ppm) dan kadar terendah di Monas (0,004 ppm), namun masih berada di bawah Nilai Baku Mutu (0,14 ppm).

Pada bulan Mei, kadar SO2 tertinggi di Ancol (0,009 ppm) dan kadar terendah di Kemayoran (0,005 ppm), namun masih berada di bawah Nilai Baku Mutu (0,14 ppm).
Pada bulan Juni, kadar SO2 tertinggi di Monas (0,011 ppm) dan kadar terendah di Kemayoran (0,005 ppm), namun masih berada di bawah Nilai Baku Mutu (0,14 ppm). Pemantauan SO2 di luar DKI-Jakarta dilakukan di stasiun Siantan-Pontianak dan stasiun GAW-Kototabang-Sumatera Barat.Hasil pengukuran rata-rata bulanan kadar SO2 di luar DKI-Jakarta dapat dilihat pada grafik di bawah ini:
.: 7/2/2010 2:19:11 PM :: Web Team :.
|
|