Tanda Waktu
PETA KETINGGIAN HILAL SAAT MATAHARI TERBENAM PADA AWAL BULAN SYA’BAN 1431 H
[12/7/2010]

       Salah satu metode penentuan awal bulan dalam Kalender Hijriyah (Kalender Islam) adalah dengan menghitung data astronomis Hilal/sabit Bulan saat Matahari terbenam pada hari terjadinya konjungsi/ijtima’. Apabila pada hari itu (saat Matahari terbenam) tinggi Bulan/Hilal sudah positif (berada di atas horison), maka petang itu sudah masuk tanggal 1 (satu) bulan Qamariah di tahun Hijriyah yang bersangkutan. Namun ada kriteria tertentu yang menjadi keabsahan Hilal/sabit Bulan tersebut, yang digunakan oleh Departemen Agama RI, yaitu saat Matahari terbenam harus terpenuhi salah satu kriteria berikut :

  •  tinggi Hilal minimal 2o (diukur dari bidang horison/ufuk) dan elongasi (sudut Bulan terhadap Matahari) minimal 3o atau
  •  umur Hilal > 8 jam sejak konjungsi/ijtimak hingga Matahari terbenam

          Pada gambar di bawah ditampilkan peta ketinggian Hilal  saat Matahari terbenam pada  Awal Bulan Sya’ban 1431 H untuk dunia dan wilayah Indonesia. Konjungsi/Ijtima’ terjadi pada tanggal 11 Juli 2010 pukul 19:41 UT (12 Juli 2010 pukul 02:41 WIB). Ketinggian Hilal/sabit Bulan dinyatakan dalam derajat dan diukur dari bidang horison hingga ke posisi Hilal berada.





Bookmark and Share


GERHANA BULAN SEBAGIAN 26 JUNI 2010
[25/6/2010]
Pada tanggal 26 Juni 2010 akan kembali terjadi Gerhana Bulan Sebagian (GBS). GBS ini dapat disaksikan dari wilayah Indonesia pada awal malam. Gerhana Bulan kembali akan terjadi ...Selengkapnya
PETA KETINGGIAN HILAL SAAT MATAHARI TERBENAM PADA AWAL BULAN RAJAB 1431 H
[16/6/2010]
Salah satu metode penentuan awal bulan dalam Kalender Hijriyah (Kalender Islam) adalah dengan menghitung data astronomis Hilal/Bulan sabit saat Matahari terbenam pada hari terjadinya konjungsi/ijtimak...Selengkapnya
PETA KETINGGIAN HILAL SAAT MATAHARI TERBENAM PADA AWAL BULAN JUMADITS TSANIYAH 1431 H
[10/5/2010]
Salah satu metode penentuan awal bulan dalam Kalender Hijriyah (Kalender Islam) adalah dengan menghitung data astronomis Hilal/Bulan sabit saat Matahari terbenam pada hari terjadinya konjungsi/ijtimak...Selengkapnya
PETA KETINGGIAN HILAL SAAT MATAHARI TERBENAM PADA AWAL BULAN JUMADIL ULA 1431 H
[5/4/2010]
Salah satu metode penentuan awal bulan dalam Kalender Hijriyah (Kalender Islam) adalah dengan menghitung data astronomis Hilal/Bulan sabit saat Matahari terbenam pada hari terjadinya konjungsi/ijtimak...Selengkapnya
PETA KETINGGIAN HILAL SAAT MATAHARI TERBENAM PADA TANGGAL 16 MARET 2010 (Awal Bulan Rabiuts Tsani1431 H)
[4/3/2010]
Salah satu metode penentuan awal bulan dalam Kalender Hijriyah (Kalender Islam) adalah dengan menghitung data astronomis Hilal/Bulan sabit saat Matahari terbenam pada hari terjadinya konjungsi/ijtimak...Selengkapnya
PETA KETINGGIAN HILAL SAAT MATAHARI TERBENAM TANGGAL 14 FEBRUARI 2010 (Awal Bulan Rabbiul Awwal 1431 H)
[4/2/2010]
Salah satu metode penentuan awal bulan dalam Kalender Hijriyah (Kalender Islam) adalah dengan menghitung data astronomis Hilal/Bulan sabit saat Matahari terbenam pada hari terjadinya konjungsi/ijtimak...Selengkapnya
PENGAMATAN GERHANA MATAHARI 15 JANUARI 2010
[25/1/2010]
Tim BMKG pusat telah berhasil melakukan pengamatan Gerhana Matahari Sebagian di Jakarta pada tanggal 15 Januari 2010, menggunakan detektor Celestron NexImage yang dipasang pada teleskop William Optic ...Selengkapnya
GERHANA MATAHARI CINCIN 15 JANUARI 2010
[14/1/2010]
Pada tanggal 15 Januari 2010 akan kembali terjadi Gerhana Matahari Cincin (GMC) dengan jalur Cincin melewati Chad, Republik Afrika Tengah, Republik Demokratik Kongo bagian Utara, Uganda, Kenya, So­ma...Selengkapnya
GERHANA BULAN SEBAGIAN 1 JANUARI 2010
[31/12/2009]
Pada tanggal 1 Januari 2010 akan kembali terjadi Gerhana Bulan Sebagian (GBS). GBS ini dapat disaksikan dari seluruh wilayah Indonesia pada saat dini hari. ...Selengkapnya
ALMANAK 2010
[2/10/2009]
Almanak 2010 berisi penanggalan Masehi, Islam, Jawa dan Cina serta hari raya nasional dan hari-hari besar agama Tahun 2010...Selengkapnya
PEMBAGIAN WILAYAH WAKTU INDONESIA
[16/7/2009]
Sejarah Pembagian wilayah waktu di Indonesia dimulai dengan terbitnya Keputusan Presiden RI. No.243 Tahun 1963 yang membagi Indonesia dalam 3 (tiga) wilayah waktu dan berlaku mulai 1 Januari 1964 ...Selengkapnya
Penyiaran Tanda Waktu
[16/11/2007]
Tanda waktu yang dilaksanakan oleh Badan Meteorologi dan Geofisika Jakarta disiarkan melalui PT. Telkom Gambir dan dipancarkan di udara oleh RRI (Radio Republik Indinesia),TVRI, Radio Pantai Bekasi , ...Selengkapnya
Peta

Peringatan Bahaya
29-07-2010
Tidak ada peringatan Bahaya
Info Selengkapnya
Cuaca Hari Ini
29 Juli 2010 pukul 07.00 WIB

Medan

Hujan Ringan
Hujan Ringan
23 - 31 oC

Samarinda

Hujan Ringan
Hujan Ringan
23 - 32 oC

Manado

Hujan Ringan
Hujan Ringan
23 - 32 oC

Jayapura

Hujan Ringan
Hujan Ringan
23 - 33 oC

Denpasar

Berawan
Berawan
23 - 33 oC

Jakarta

Hujan Ringan
Hujan Ringan
24 - 33 oC
Info Selengkapnya
GempaBumi Terkini
27-Jul-10 23:54:13 WIB
Lokasi :7.49 LS-126.43 BT
Kedalaman : 347 Km
152 km TimurLaut DILI-TIMORLESTE
tidak berpotensi TSUNAMI
Info Selengkapnya
Gempa Dirasakan
Tanggal28/07/2010-17:09:27 WIB
Kekuatan4.7 SR
Kedalaman17 Km
Lokasi2.88 LS 101.07 BT
Keterangan :
Pusat gempa berada di laut 33 km BaratDaya Mukomuko
Dirasakan (MMI) :
II Mukomuko,
Info Selengkapnya
Berita


Maaf, data belum dapat kami perbaharui...

Ikuti Kami :
Facebook BMKG Twitter BMKG